Telepon : 08111099218
   

12 Tips Penyimpanan Makanan agar Lebih Tahan Lama

Posted 26-11-2021 by Marketing Komunikasi

Seringkali kita lupa akan bahan makanan yang disimpan pada kulkas atau chiller hingga bahan makanan tersebut rusak. Tidak hanya menjadikan makanan terbuang sia-sia, hal ini tentu saja membuat pengeluaran membengkak tanpa disadari.

12 tips berikut ini dapat menjaga bahan makanan yang disimpan tetap segar lebih lama.

Letakkan produk dairy pada bagian belakang kulkas / chiller

Biasanya produk dairy seperti susu selalu diletakkan di bagian depan untuk memudahkan pengambilan. Namun hal ini dapat mempercepat perusakan produk susu akibat perubahan temperatur. Suhu dingin pada bagian belakang kulkas lebih stabil sehingga dapat menjaga kualitas produk susu lebih lama.

Daging berada pada rak bagian bawah

Saat mencairkan, pindahkan daging dari freezer ke chiller selama semalaman dan hindari peletakan daging di suhu ruang untuk mencegah berkembangnya bakteri. (Baca juga: Cara untuk Selalu Memiliki Daging yang Segar). Letakkan daging pada rak bagian bawah untuk mencegah air tetesan daging mengenai dan merusak sayuran lain yang disimpan pada chiller.
Jika tidak ada area kosong di bagian bawah rak, simpanlah daging pada mangkok yang cukup tinggi agar air tetesan daging tidak mengenai bahan makanan lainnya di kulkas.

Perlakukan rempah seperti bunga

Rempah segar, asparagus, dan daun bawang dapat disimpan secara vertikal pada gelas berisi air segar. Rapikan batangnya lalu balut tipis menggunakan plastic wrap, dan simpan ke dalam kulkas.

Pahami cara menyimpan buah dan sayur

Tidak semua buah dan sayur bisa disimpan di kulkas. Alpukat, jeruk, pisang, pir, peach, bawang, tomat, dan kentang dapat disimpan pada suhu ruang di dapur. Hindari menyimpan bawang dan kentang bersamaan karena dapat mempercepat proses pembusukan.

Bungkus sayuran hijau dengan tisu dapur

Tisu dapur dapat menyerap kelembapan pada plastik penyimpanan sayuran sehingga sayuran akan tetap segar dan tidak cepat rusak.

Bungkus pisang dengan plastic wrap

Bungkus bagian mahkota pisang menggunakan plastic wrap untuk memperlambat pelepasan gas ethylene. Hal ini dapat memperlambat proses pematangan pisang.

Gunakan aluminium foil untuk membungkus seledri

Membungkus seledri menggunakan aluminium foil dapat mempertahankan kesegarannya hingga empat minggu pada rak kulkas.

Cuci ketika ingin digunakan

Selain dalam hal membekukan buah dan sayur, hindari mencuci sebelum menyimpannya karena dapat menimbulkan jamur. Cucilah hanya saat ingin diolah atau dikonsumsi.

Rendamlah buah berry di dalam cuka

Jika buah berry yang baru dibeli tidak akan langsung dimakan, rendamlah buah berry ke dalam larutan cuka dengan takaran 3 : 1 (3 air, 1 cuka). Larutan cuka ini dapat membunuh bakteri dan mencegah timbulnya jamur. Setelah direndam beberapa saat, bilas dengan air kemudian lap hingga kering menggunakan tisu dapur.

Blanch sayuran

Blanch atau merebus sayuran dalam waktu yang singkat dapat memperpanjang masa penyimpanannya. Sayuran yang biasanya cocok untuk proses ini adalah brokoli, bunga kol, wortel. Selain memperpanjang masa penyimpanan, teknik ini tentunya akan mempermudah proses memasak saat ingin digunakan. (Lihat tutorialnya di sini)

Simpan biji-bijian di dalam container

Membeli dalam jumlah banyak sekaligus memang lebih hemat. Namun perhatikan cara penyimpanannya agar biji-bijian selalu dalam keadaan segar. Simpan biji-bijian menggunakan container kedap udara untuk menjaga kesegaran hingga menjauhkannya dari serangga.
Berikan label nama dan tanggal pembelian agar Kamu tahu sudah berapa lama biji-bijian tersebut disimpan.

Cek kembali suhu kulkas

Setelah memastikan semua produk terbungkus dan telah ditata dengan baik, pastikan kulkas berada pada pengaturan suhu yang benar. Atur suhu kulkas atau chiller ke 5?C atau lebih rendah untuk memastikan produk-produk di dalamnya tidak rusak.