Tips Menggunakan Alat Pendingin dengan Baik

Peralatan pendingin yang sering kita gunakan seperti Freezer & Chiller (Showcase) yang secara terus menerus kita pergunakan. Otomatis, pemakaian listrik berarti pengeluaran. Celakanya, kita kerap mengabaikan masalah penghematan untuk penggunaan alat pendingin.Supaya tak terjadi lagi, ikuti tips bagaimana cara menurunkan pemakaian energi tapi makanan tetap menjadi dingin dan segar.

  1. Kebersihan yang perlu dijaga tidak hanya bagian dalam tetapi bagian luar juga perlu diperhatikan. Karet atau gasket pada pintu perlu dijaga kebersihannya agar tidak cepat kaku, sobek atau rusak. Ruangan mesin juga perlu dijaga kebersihannya, biasanya banyak debu atau kotoran.
  2. Usahakan bagian bawah pintu (dekat engsel) pada showcase atau kulkas dan freezer yang berdiri agar selalu bersih dan kering karena biasanya dibagian itu lembab menyebabkan cepat karat.
  3. Apabila masa pakai peralatan pendingin sudah melampaui 5 tahun akan sering rusak sebaiknya diganti yang baru karena biaya perbaikan biasanya lebih mahal.
  4. Biasakan membuka dan menutup peralatan pendingin tidak terlalu sering dan jika membuka pintu peralatan pendingin tidak terlalu lama. Hal sederhana ini menjadi langkah untuk menghemat listrik
  5. Makanan yang masih panas sebaiknya jangan langsung dimasukkan ke dalam peralatan pendingin. Biarkan dulu di luar, disuhu normal sampai dingin, baru setelah itu masukkan. Karena apabila langsung dimasukkan dalam keadaan panas akan mengakibatkan kompressor bekerja lebih keras sehingga dapat menyebabkan boros listrik.
  6. Berilah jarak 10 cm dari dinding, 20 cm dari bagian atas, 5 cm dari lantai. Karena hal demikian bermanfaat bagi sirkulasi udara pada peralatan pendingin anda.
  7. Sebaiknya hubungan listrik kulkas lewat stop kontak tunggal. Karena mencegah alat listrik lain maupun lampu rumah anda dari beban yang dapat membuat listrik turun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *