Telepon : 081210727207
   

Menyimpan Buah dan Sayuran yang Benar Agar Tidak Cepat Busuk

Posted 28-02-2019 by Marketing Komunikasi

Buah dan sayuran adalah bahan makanan yang mengandung banyak vitamin dan menjadi salah satu sumber kesehatan. Maka dari itu, menyimpan buah dan sayuran yang benar tidak hanya mempengaruhi rasa dan tampilan, namun gizi yang dikandungnya juga akan mempengaruhi. Pentingnya mengetahui cara penyimpanan buah dan sayuran yang benar karena dengan penyimpanan yang benar, buah dan sayuran akan bertahan lama dan terjaga kualitasnya.

Berikut cara menyimpan buah dan sayuran yang benar:

  • Lakukan pencucian dengan bersih. Sebelum dicuci, ada baiknya singkirkan bagian yang busuk pada buah dan sayur.
  • Untuk sayuran hijau, pisahkan daun dengan akarnya lalu cuci dengan air dingin dicampur dengan sedikit cuka atau lemon. Hal ini selain untuk menghilangkan bakteri namun juga untuh meningkatkan kerenyahan pada daunnya.
  • Setelah dicuci bersih, segera keringkan sayur dengan tisu dan dibungkus dengan plastik
  • Hindari penyimpanan buah dan sayuran ditempat yang sama karena buah menghasilkan gas etilen selama proses pematangannya.

Menyimpan sayur dan buah dalam freezer/chiller memang dapat menjadi solusi untuk menjaga bahan makanan tetap segar. Cara ini juga dapat mencegah masalah penurunan gizi karena kandungan vitamin dan mineralnya tidak terurai. Beberapa jenis enzim pun tidak aktif ketika diberada pada suhu dingin, sehingga perubahan-perubahan enzimatis akan terhenti.

Namun, menyimpan sayuran dalam freezer/chiller dapat menyebabkan sayur menjadi layu bahkan tak jarang menjadi kering. Suhu rendah dalam freezer/chiller memang sangat efektif untuk menjaga sayuran ‘tampak segar’, akan tetapi cairan dalam sel sayuran akan membeku sehingga menyebabkan layu dan kering.

Untuk mengatasi masalah ini, sayuran dengan helai daun tipis sebaiknya tidak disimpan di dalam freezer/chiller melainkan menempatkan ke dalam air. Dengan cara ini metabolisme sayuran masih terus berlangsung, sehingga kesegaran sayuran relatif lebih lama dipertahankan. Untuk menghambat metabolisme sekaligus memperkecil penguapan, bagian sayuran dapat dibungkus dengan plastik dan tidak tembus cahaya, agar fotosintesis sayuran menjadi terhambat. Cara ini dapat menjaga kesegaran sayur beserta warna hijaunya selama 2-3 hari.

Beberapa bahan makanan tidak harus disimpan di dalam freezer/chiller. Meskipun begitu, mereka harus disimpan di tempat yang sejuk dan kering. Bahan makanan ini diantaranya:

  • Tomat
  • Pisang
  • Kentang
  • Lemon
  • Jeruk Nipis

Tidak semua sayur dan buah membutuhkan lemari es untuk proses penyimpanannya. Namun, lemari es dapat memperlambat proses pematangan dan membantu bahan makanan ini tetap segar. Hal terpenting yang harus dilakukan adalah jangan lupa mencuci sayur dan buah sebelum mengonsumsinya untuk mencegah kontaminasi bakteri berbahaya. Selain buah dan sayuran, daging juga memerlukan penyimpanan yang benar agar tetap terjaga kualitasnya selama disimpan karena daging merupakan bahan makanan yang mudah busuk. Pelajari lebih lanjut tentang penyimpanan daging yang benar.