Telepon : 081210727207
   

5 Mitos Mengenai Makanan Beku

Posted 18-02-2019 by Marketing Komunikasi

Banyak orang meyakini bahwa semua makanan dibekukan di dalam freezer menjadi suatu cara yang praktis untuk mengawetkan makanan dan menjaga kualitas makanan tetap terjaga. Faktanya, tidak semua makanan dapat dibekukan di dalam freezer. Ada beberapa mitos yang menarik untuk diketahui tentang makanan beku:

  1. Semua makanan bisa dibekukan
    Walaupun hampir semua bahan makanan bisa dibekukan, ada beberapa bahan yang kualitasnya akan rusak jika dibekukan dan dilumerkan, misalnya sayuran yang halus seperti selada. Bahan makanan yang lain adalah makanan kaleng dan telur.
     
  2. Semua makanan bisa dibekukan tanpa batas waktu
    Pernyataan tersebut memang benar dalam hal food safety, namun untuk segi kualitas makanan itu sendiri tentu ada dampaknya. Berikut adalah beberapa arahan dari USDA (United States Department of Agriculture) tentang berapa lama makanan dapat disimpan di dalam freezer:
    Sup                                       : 2-3 bulan
    Daging yang sudah masak   : 2-3 bulan
    Daging yang masih mentah  : 4-12 bulan
    Cara penyimpanan juga mempengaruhi lama penyimpanan makanan beku tersebut. Udara yang tercampur dengan kelembaban udara dapat menyebabkan freezer burn pada makanan. Untuk bahan makanan yang ingin disimpan dalam jangka waktu lama, bungkuslah bahan makanan menggunakan vacuum sealer untuk menghindari adanya udara yang tersimpan di dalam plastik. Makanan yang disimpan pada vacuum sealer dapat bertahan lebih lama dari makanan yang disimpan di kantong plastik biasa maupun pada bungkus asli makanan itu.
     
  3. Pembekuan membunuh bakteri
    Pembekuan makanan akan menghambat aktivitas bakteri namun bukan berarti membunuh bakteri. Artinya pada saat makanan yang beku dilumerkan (thawing), makanan akan tetap membawa bakteri di dalamnya. Memasak adalah satu cara yang direkomendasikan untuk memastikan makanan tetap aman dikonsumsi.
     
  4. Nutrisi pada makanan beku lebih rendah dari makanan segar
    Buah dan sayuran yang dibekukan mungkin bisa lebih bernutrisi dibanding makanan di supermarket yang terlihat segar. Hal ini karena bisa saja sayuran yang dijual di supermarket sudah dipetik beberapa hari sebelumnya.
    Jika Anda khawatir akan pengurangan nutrisi buah atau sayuran beku, segera konsumsi makanan tersebut. Setelah disimpan selama berbulan-bulan, buah atau sayuran beku tentu akan mengalami pengurangan nutrisi. Pengukusan atau pemanasan menggunakan microwave lebih baik dibandingkan dengan merebus sayuran untuk mengurangi kemungkinan kehilangan nutrisi.
     
  5. Setelah mencairkan, makanan tidak bisa langsung dibekukan tanpa diolah terlebih dahulu
    Makanan beku yang sudah dibiarkan selama lebih dari 2 jam pada suhu ruang tidak bisa langsung dibekukan kembali. Hal ini karena makanan mentah terutama daging yang sudah melewati proses thawing akan mengalami penurunan kualitas karena adanya kehilangan kadar air.

Makanan beku bukan berarti tidak sehat. Baca dengan teliti label makanan, dan pilihlah makanan beku dengan nutrisi yang cukup. Perhatikan juga proses pengolahannya agar makanan beku menjadi lebih sehat saat dikonsumsi.