Batas Waktu Penyimpanan Makanan di Freezer

Meskipun freezer membuat makanan lebih tahan lama jika disimpan, tapi jika disimpan dengan tidak benar maka akan terjadinya pengkristalan pada makanan, atau sering kita sebut dengan freezer burn, yg artinya bahwa kelembapan dalam makanan akan berkurang dan ketika dicairkan makanan tersebut akan menjadi kering, dan akan menimbulkan rasa yg kurang enak jika diolah/dimakan.

Untuk menghindari hal tersebut sebaiknya makanan yg akan disimpan didalam freezer terlebih dahulu dikemas dalam wadah plastik agar kelembapannya terjaga.

Untuk menjaga kualitas baik rasa dan segi kesehatan sebaiknya makanan beku yg tersimpan baik didalam freezer tidak boleh melebihi waktu 3 bulan.

Cara Membersihkan Showcase

Showcase adalah tempat untuk mendisplay aneka minuman dingin, dikarenakan fungsinya untuk mendisplay maka sebagian sisinya terbuat dari kaca, dikarenakan kaca maka sangat mudah terlihat kotor. inilah tips cara untuk membersihkan showcase

1. matikan tombol power terlebih dahulu dan pastikan kabel power tidak tersambung ke sumber listrik untuk menghindari konsleting atau hubungan arus pendek.
2. Bersihkan bagian dalam showcase dengan lap basah / kanebo.
3. Setelah dilap dengan kanebo kemudian dilanjut dengan lap kering yg lembut agar tidak meninggalkan goresan.
4. Jika membersihkan bagian lampu harap diperhatikan bagian fitting lampu agar tidak tersenggol atau keluar dari jalurnya.
5. Keluarkan semua rak kemudian bersihkan sampai bersih dan kering, lalu masukkan kembali ketempatnya
6. setelah semuanya bersih dan kering silahkan kembali dicolokkan kembali kabel power kesumber listrik kemudian saklar keposisi ON dan showcase siap digunakan kembali.

Mendeteksi Kerusakan Freezer

Freezer merupakan alat pendingin yang dirancang untuk membuat es, mengawetkan daging, menyimpan es krim,dll. Freezer dirancang untuk dapat mencapai suhu yang sangat redah untuk itu ada beberapa hal yang sedikit berbeda pada freezer dibanding mesin pendingin lainnya sebab sistem refrigran yang dirancang untuk freezer harus tahan terhadap kondisi kerja mesin yang sangat keras, yang membedakan rancangan sistem pendingin freezer dengan mesin pendingin lainnya adalah adanya penambahan komponen seperti heater oil dan cooling oil yang terdapat pada kompresor bagian bawah yang bentuknya seperti pipa tekan dan pipa hisap yang kedua ujungnya berhubungan secara langsung jadi dengan kata lain pipa ini hanya lewat didalam tampungan oli kompresor saja pipa tersebut dapat berfungsi sebagai heater oil apabila pipa tersebut disambung dengan sistem refrigerant diantara kondensor dengan filter, heater oil digunakan apabila suhu lingkungan rendah sehingga mengakibatkan oli menjadi pekat dan pipa tersebut dapat berfungsi sebagai cooling oil apabila disambung dengan sistem refrigran diantara evapurator dengan kompresor, cooling oil digunakan apabila suhu lingkungan tinggi sehingga diperlukan pendingin kompresor supaya tidak over heater. Berikut ini adalah kerusakkan yang sering terjadi pada freezer diantaranya:

Pipa Kapiler Buntu
pipa kapiler merupakan salah satu dari expansi yang berfungsi untuk menurunkan tekanan, pipa kapiler berbentuk seperti pipa tembaga tetapi diameter lubangnya lebih kecil. Pada mesin pendingin sering terjadi kebuntuan pada pipa kapiler tetapi pada freezer kemungkinan buntu lebih besar sebab diameter pipa kapiler pada freezer lebih kecil dibandingkan dengan mesin pendingin lainnya. Gejala yang ditimbulkan akibat buntu pipa kapiler diantaranya arus listrik besar tetapi tidak dingin dan ada bunyi brisik pada pipa kapiler jika dibiarkan dapat mengakibatkan kompresor rusak. Untuk mengatasi hal ini perlu dilakukan pengantian kapiler dan pembersihan sistem refrigran.

Sistem Refrigran Kotor
freezer memiliki kondensor dan evapurator yang lebih panjang dibanding dengan mesin pendingin lainnya oleh sebab itu sering terjadi pengendapan oli pada kondensor dan evaporator, oli yang mengendap terlalu lama akan berubah menjadi semacam lumpur yang pekat. Adanya kotoran pada kondensor dan evapurator mengakibatkan pembuangan dan penyerapan panas menjadi terhambat sehingga freezer tidak dingin. Untuk mengatasi hal ini perlu dilakukan pembersihan sistem refrigran dan penggantian oli.

Itulah kerusakan yang sering terjadi pada freezer, kerusakan yang lain rata-rata hampir sama dengan mesin pendingin lainnya.

Lama Penyimpanan Asi Perah

Terkadang seorang ibu pekerja yang baru melahirkan buah hati harus dihadapkan pada pilihan untuk tetap memberikan Asi atau cukup dengan menggunakan susu formula, tapi kebanyakan Ibu-ibu pekerja saat lebih memilih untuk memerah susunya kemudian menyimpannya di botol/wadah kosong yag nantinya akan diberikan kepada bayinya, tentu saja untuk menjaga kualitas Asi maka waktu penyimpanan pun kita harus mengetahuinya dengan baik.

Berikut ini adalah estimasi waktu penyimpanan agar kualitas Asi tetap terjaga dan tidak rusak.
1. Suhu ruang (19-22C) antara 4-10 jam
2. Refrigerator/kulkas bawah(0-4C)antara 2-3 hari
3. Freezer pd kulkas berpintu satu (suhu variatif < 4 C) : 2 minggu
4. Freezer pd kulkas berpintu dua (suhu variatif < 4 C) : 3-4 bulan
5  Freezer khusus ( -19C) : 6 bulan atau lebih

Tips & Trik Hemat Listrik

1. Lampu Penerangan

Gunakan lampu hemat energi
Matikan lampu bila tidak diperlukan
Lengkapi lampu TL dengan kondensor

2. Televisi, Radio dan Tape Recorder

Nyalakan televisi, radio, tape recorder bila benar-benar ingin ditonton atau di dengarkan dan segera matikan bila tidak digunakan

3. Lemari Es

Setiap penurunan suhu (temperatur) untuk mendinginkan isi lemari es memerlukan tambahan energi listrik. Agar tidak terlalu boros penggunaan listriknya:

Pilihlah lemari es/freezer yang hemat energi
Jangan masukan makanan/minumam yang masih panas kedalam kulkas/freezer
Atur suhu udara sesuai dengan kebutuhan, suhunya jangan terlalu rendah, karena akan semakin banyak mengkonsumsi energi listrik
Tempatkan kulkas/freezer ditempat yang jauh dari sumber panas (kompor/sinar matahari)
Tutup rapat dan buka seperlunya pintu lemari es/freezer
Isi secukupnya (jangan terlalu penuh) agar peredaran udara dingin tidak terhambat

4. Mesin Cuci

Gunakan mesin cuci bila untuk cucian sudah sesuai dengan kapasitas mesin itu sendiri (missal 3,5 atau 5 kg)

5. Pendingin Ruangan (AC)

Seperti halnya lemari es/freezer, semakin rendah suhu ruangan yang dikehendaki, makin banyak energi listrik yang digunakan
Atur suhu ruangan sesuai keperluan, jangan terlalu dingin
Matikan AC bila ruangan sudah tidak digunakan

6. Kompor, Penanak Nasi, dan Oven Listrik

Rencanakan dengan baik masakan yang akan anda buat, agar waktu menyala alat-alat ini bisa seminimal mungkin

7. Pemanas Air Listrik untuk Mandi

Jangan biarkan pemanas air menyala sepanjang hari
Nyalakan listrik beberapa saat sebelum digunakan, dan segera matikan kembali bila tidak diperlukan

8. Pompa Air

Pompa air menggunakan motor listrik. Untuk menghemat listrik, pasanglah pompa listrik sesuai kebutuhan
Gunakan tangki penampung air, agar pompa air listrik bisa digunakan lebih teratur. Usahakan tidak menyalakan pompa air bila air di tangki masih bisa memenuhi kebutuhan

9. Setrika Listrik

Saat ini hampir semua setrika listrik dilengkapi dengan alat yang menghidupkan dan mematikan aliran listrik secara otomatis. Untuk menghemat listrik digunakan setrika listrik yang dengan panas yang sesuai dengan kebutuhan jenis pakaian

10. Penghisap Debu

Bersihkan saringan debu secara rutin agar motor listrik tidak bekarja lebih berat karena akan menggunakan energi listrik lebih banyak
Gunakan Vacuum Cleaner untuk tempat-tempat sesuai kebutuhan
Matikan Vacuum Cleaner apabila motor menjadi panas atau terjadi perubahan suara motor. Kemungkinan terjadi sesuatu yang menggangu kerja alat tersebut

11. Kipas Angin

Buka Ventilasi/Jendela rumah untuk memperlancar udara kedalam rumah
Pilih kipas angin yang dilengkapi dengan pengatur waktu (timer) dan atur timer sesuai kebutuhan
Atur kecepatan kipas angin sesuai kebutuhan
Matikan kipas angina bila tidak diperlukan

Fan Motor Pada Showcase

Fan Motor atau kipas pada unit pendingin seperti showcase berguna untuk membantu sirkulasi udara agar temperature merata seperti yang diharapkan. Oleh karena itu sebaiknya penataan product didalam showcase tidak boleh menghalangi atau menutup sirkulasi Fan/kipas ini.

Biasanya permasalahan  Fan Motor/Kipas yang banyak ditemui dilapangan adalah daun kipas yang menyangkut pada kabel/gril. Ada pula dibeberapa model showcase ditemukan Motor Fan tidak bekerja karena dievaporator terjadi blocking es batu. Sebaiknya apabila  Fan Motor/Kipas putarannya sudah tidak stabil  diganti dengan yang baru. Hal ini untuk menjaga agar temperature showcase  tetap stabil seperti yang kita harapkan.

Tips Agar Peralatan Elektronik Tetap Awet

Seringkali kita menemukan bahwa perangkat elektronik yang belum lama dipakai sudah mengalami kerusakan. Padahal barang elektronik tersebut tidak terlalu diforsir pemakaiannya. Hal ini bisa jadi kita tidak terlalu baik dalam menggunakan dan merawatnya. Sebenarnya tidak sulit untuk merawat barang barang elektronik rumah tangga agar bisa awet. Agar anda bisa merawat alat alat elektronik seperti lemari es,mesin cuci, DVD Player, Komputer, Televisi dan lain lain. Penting untuk mengetahui beberapa hal yang bisa mempercepat kerusakan perangkat elektronik.

Perangkat elektronik yang dipakai suatu saat pasti akan mengalami kerusakan. namun jika bisa menjadi lebih awet tentu merupakan salah satu penghematan. Atau jika sudah bosan. barang elektronik yang terawat akan dihargai dengan lebih tinggi. Berikut beberapa tips agar perabot elektronik rumah anda bisa tetep awet:

  1. Pergunakan Stabilizer tegangan Listrik AC yang disalurkan kerumah rumah dari PLN maupun Diesel tidak bisa stabil 100%. Walaupun dijelaskan bila arus listriknya adalah 220 volt. namun itu sebenarnya hanya dirata rata saja. Suatu saat bisa kurang dari 220V dan suatu saat juga bisa naik lebih dari 220V. Arus listrik yang tidak stabil seperti ini akan mempercepat kerusakan perangkat elektronik. karena komponen yang ada memiliki batas toleransi tegangan yang diperbolehkan. Kurang juga bisa mempercepat kerusakan komponen. arus listrik yang berlebih apalagi. Untuk itu diperlukan peralatan elektronik khusus untuk mengamankan tegangan yang naik turun agar stabil. Walaupun pada beberapa perangkat sudah dilengkapi AC MATIC. Stabilizator atau stabilizer masih tetap diperlukan.
  2. Baca buku petunjuk Penggunaan Jika anda membeli perabot elektronik baru pasti akan disertakan buku panduan penggunaan. Baca tentang cara penggunan yang benar pada perangkat tersebut. dan tentu saja ini harus dipatuhi. Pemakaian yang melebihi kapasitas akan mempercepat kerusakan. Contohnya pada lemari ES. jangan diisi dengan bahan bahan yang disimpan terlalu padat karena akan menghambat sirkulasi udara.
  3. Penempatan peralatan elektronik Penempatan yang buruk juga akan mempercepat kerusakan pada perabot elektronik. Rata rata peralatan elektronik tertentu akan menghasilkan panas jika dipergunakan. Tempatkan pada ruang yang mempunyai sirkulasi udara yang baik. agar panas yang dihasilkan akan cepat didinginkan oleh udara sekitar. Selain itu juga Jangan diletakkan pada tempat yang bertemperatur terlalu tinggi. Penempatan alat elektronik pada tempat yang lembab juga akan mempercepat kerusakan. Hal ini bisa mengakibatkan korosi pada komponen karena udara lembab mengandung air.
  4. Stop Kontak Sangat penting untuk diperhatikan mengenai stop kontak atau colokan. Stop kontak atau colokan pada intinya adalah digunakan untuk menyambung antara listrik dan peralatan elektronik. Kedua bidang yang bersambungan tersebut tidak boleh sampai longgar atau kurang rapat.  karena listrik yang masuk menjadi tidak stabil. Listrik yang tidak stabil adalah faktor penyebab kerusakan paling tinggi. Selain itu colokan yang longgar bisa menyebabkan biaya beban listrik menjadi lebih tinggi. Segera diganti jika stop kontak yang biasa dipakai sudah menjadi longgar.

(sumber: disarikan dari beberapa sumber bacaan)

Agar Aman Dengan Listrik

Tidak bisa dipungkiri bila kegiatan industri di berbagai sektor seperti halnya rumah sakit,pusat perbelanjaan,sekolah,perkantoran. bahkan rumah tangga sangat tergantung pada listrik. Walaupun dalam kondisi tertentu seperti listrik mati fungsinya bisa dialihkan pada genset. namun keberadaan listrik tetap penting artinya. Keberadaan alat-alat elektronik seperti AC, kulkas,kompor listrik, oven, kipas angin, penanak nasi listrik, dan lain sebagainya yang memudahkan pekerjaan rumah tangga sangat bergantung pada listrik.

Walaupun mempermudah, harus diingat bahwa tetap berisiko jika perawatannya diabaikan. Apalagi jika di rumah Anda ada anak usia balita. Oleh karena itu, agar listrik tetap aman dan nyaman digunakan. ada beberapa tips yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. antara lain:

  1. Jangan menumpuk stop kontak pada satu sumber listrik.
  2. Gunakan pemutus arus listrik ( sekering ) yang sesuai dengan daya tersambung, jangan dilebihkan atau dikurangi.
  3. Kabel-kabel listrik yang terpasang di rumah jangan dibiarkan ada yang terkelupas atau dibiarkan terbuka.
  4. Jauhkan sumber listrik seperti stop kontak,saklar dari jangkauan anak-anak.
  5. Gunakan peralatan instalasi listrik seperti stop kontak,steker yang telah terjamin kualitasnya dan berlabel SNI (Standar Nasional Indonesia)/LMK (Lembaga Masalah Kelistrikan) / SPLN (Standar PLN).

(Sumber: disarikan dari berbagai bacaan)

Mengatasi Tegangan Listrik Rumah yang Naik Turun

Sebelum mengatasi tegangan listrik yang turun naik atau tidak stabil, ada baiknya kita mengetahui kenapa listrik ditempat kita selalu naik turun pada waktu-waktu tertentu. Jika sumber listrik anda dari PLN (Perusahaan Listrik Negara). Biasanya terjadi pada waktu petang sampai malam hari sekitar jam 10 malam, yang disebut dengan beban puncak, disebut beban puncak karena pada waktu itu pemakaian listrik secara bersamaan dengan beban penuh. Biasa juga dibagi menjadi dua, apakah anda berada pada daerah industri atau daerah perumahan. Beban puncak pada petang sampai malam hari terjadi untuk area perumahan, akan tetapi mungkin akan berbeda pada daerah industri, karena industri justru menggunakan daya penuh pada waktu jam kerja.

Penyebab lain adalah jarak Trafo Distribusi PLN ketempat anda cukup jauh, ini juga dapat berpengaruh pada tegangan listrik anda. Cara mengatasi tegangan listrik yang naik turun atau tidak stabil cukuplah mudah, anda hanya perlu memasang Stabilizer Listrik pada instalasi listrik anda. Stabilizer Listrik biasa juga disebut Stavol – Stabilizer Voltage atau Avr – Automatic Voltage Regulator berfungsi untuk menstabilkan tegangan arus listrik yang tidak stabil atau selalu naik turun. Fungsi Stabilizer Listrik Saat ini sangat dibutuhkan karena pada perangkat atau alat-alat listrik dan elektronik saat ini sangat membutuhkan tegangan listrik yang konstan ( Stabil ), jika tegangan listrik tidak sesuai maka fungsi atau kinerja mereka akan menurun atau tidak maksimal. Contohnya misalkan pada AC – Air Conditioner akan terasa tidak dingin walaupun AC anda Baru atau sudah diservis berulang kali.

Untuk mengatasi tegangan listrik rumah yang naik turun, Gunakanlah Stabilizer Listrik yang baik mutunya, jangan asal pakai yang murah karena akan membuang-buang biaya anda, Gunakanlah Stabilizer Listrik yang Bagus Tapi murah harganya. Minimal garansi full Sparepart 2 Tahun, Suku Cadang yang terjamin, Purna Jualnya yang memadai.

(sumber: disarikan dari berbagai bacaan)

Tips Menghilangkan Bau Tak Sedap Di Lemari Pendingin

Berikut beberapa cara sederhana sederhana untuk mengatasi bau tak sedap di lemari pendingin:

  1. Biasakan selalu membersihkan lemari pendingin khususnya pada bagian penyimpanan (storage) secara berkala. Bersihkan kotoran bekas bahan makan yang menempel pada tempat penyimpanan dengan kain basah dan ulangi bila perlu sampai benar-benar hilang. Pada bagian freezer, bila terdapat kotoran berupa minyak ikan atau daging yang terlanjur ikut membeku, putar tombol pengatur suhu (termostat) pada posisi off untuk melelehkan sekaligus menghilangkan bunga es. Setelah berair, bersihkan kotoran dan air yang ada yang ada hingga bersih lalu kembali putar tombol untuk mengaktifkan kembali proses pendinginan.
  2. Dalam kondisi yang sudah sangat bau akibat terlalu lamanya berbagai jenis bahan makanan yang tersimpan dalam lemari pendingin, keluarkan semua bahan, bersihkan dan matikan lemari pendingin dari listrik, bersihkan dengan air sabun menggunakan lap. Pada bilasan terakhir tambahkan perasan jeruk nipis, lalu keringkan, dan setelah itu masukan dan letakkan sisa jeruk nipis tadi pada beberapa tempat dan biarkan pintunya terbuka selama semalaman. (Untuk membersihkan jamur berwarna hitam yang biasa muncul di bagian karet pada pintu gunakan cuka masak, gosokkan pada bagian tersebut hingga bersih).
  3. Cara lain membersihkan dan menghilangkan bau adalah dengan menggunakan campuran 2-3 sendok teh bikarbonat dengan satu liter air, gunakan dengan lap kain untuk membersihkan seluruh bagian dalam lemari pendingin.
  4. Gunakan selalu arang, ampas kopi atau ampas daun teh yang sudah dikeringkan (pilih salah satu) untuk mencegah timbulnya bau tak sedap. Bahan-bahan ini dapat menyerap bau hingga aroma tak sedap hilang, untuk pemakaian normal gantilah bahan-bahan tersebut seminggu sekali, untuk arang dapat digunakan lebih lama.
  5. Untuk mencegah timbulnya bau, keluarkan bahan-bahan yang sudah terlalu lama tersimpan atau kadaluarsa. Masukkan bahan-bahan yang mengeluarkan aroma kuat ke dalam kemasan berupa wadah tertutup sebelum dimasukkan kedalam lemari pendingin. Untuk sayuran masukkan ke dalam plastik dan terikat. Demikian halnya untuk daging dan ikan seperti udang, masukkan kedalam plasti yang berlapis dan pastikan tertutup dan terikat sebelum dimasukkan ke dalam freezer. Jangan memasukkan makan yang sudah jadi dalam kondisi yang masih panas. Terakhir, hindari penyimpanan bahan-bahan makan terlalu lama baik dalam freezer maupun dalam tempat penyimpanan.

(sumber: disarikan dari berbagai bacaan)